Skip to main content

Cari cincin di Luar Rumah

MENCARI CINCIN

Suatu hari, Abu Nawas sibuk mondar-mandir mencari sesuatu disekitar rumahnya, ia terus mencari-cari namun tidak pernah menemukannya, waktu pun terus berjalan hingga sudah setengah hari ia mencari
karena sudah terlalu lama mencari namun belum menemukan, akhirnya banyak diantara tetangga-tetangganya yang bertanya-tanya padanya karena penasaran. Mereka pun banyak yang ikut bergabung untuk membantu Abu Nawas

“Hai Abu Nawas, apakah yang sedang engkau lakukan?” Tanya seorang tetangga.

"Mencari cincin!!” Jawab Abu Nawas santai.

Para tetangga yang bergabung pun turut serta membantu sebisanya. Ikut mondar-mondir. Ke sana ke mari. Lama. Hingga, mereka pun kelelahan dan bosan.

“Memangnya cincinmu itu kira-kira jatuhnya di mana?” Tanya salah seorang lain dari para tetangga.

“Seingatku, cincin itu jatuh di dalam rumahku.” Jawab Abu Nawas dengan santai tanpa merasa bersalah.

Mendengar jawaban Abu Nawas, para tetangga yang ikut membantu langsung berhenti dari pencariannya. Sebagian ada yang marah dan langsung pergi. Sedangkan sebagian lainnya tetap tinggal.

“Jika jatuh di dalam rumah, mengapa engkau mencarinya di luar rumah?” Tanya salah satu tetangga yang tinggal.

Sejenak menghela nafas, Abu Nawas pun memberikan  alasan,

“Bukankah kita sering melakukan itu, saudara-saudaraku? Seringkali kita mencari penyebab di luar kita atas berbagai persoalan yang kita hadapi.”

Abu Nawas kemudian menambahkan,

“Bahkan, kita menyalahkan pihak lain saat ditimpa masalah. Dan menjadikan orang-orang di luar kita sebagai penyebab utama atas persoalan yang melilit diri kita sendiri.” (Abu nawas bijak dan kocak: kaminggi apps)

Comments