Skip to main content

Posts

Ingin Tampil beda, Suntik Silikon Juga Oke

Kristina Rei ingin punya bibir tebal seperti tokoh kartun Jessica Rabbit yang dinilainya sangat sensual. Ia pun mulai menyuntik bibirnya sejak usia 17 tahun. Kini setelah 100 kali suntik, ia pun meraih gelar bibir terbesar di dunia. Suntikan silikon pertama telah mampu membuat bibirnya tampak lebih berisi dan ia pun dipuji oleh teman-temannya. Namun Kristina tidak puas sampai di situ saja, ia ingin terus menebalkannya agar tampak seperti tokoh kartun Jessica Rabbit. Ia mengaku tidak mengalami efek samping apapun selain sedikit rasa nyeri yang muncul beberapa saat setelah penyuntikan.
Recent posts

Ingin Tampil beda, Suntik Silikon Juga Oke

Hal yang Harus Diperiksa untuk Mengetahui Pasangan Kamu Selingkuh

Beberapa hal yang harus kamu lakukan, bila kamu ingin tahu apakah pasangan kamu selingkuh atau tidak : 1. Periksa Handphone Perhatikan nama kamu di dalam Hp-nya. Bila nama kamu tertulis berbeda, maka layak untuk dicurigai. 2. Periksa lehernya Biasanya pasangan baru akan lebih galak bila memadu kasih. Bagian leher adalah bagian yang paling banyak kena cap merah. 3. Periksa isi dompetnya Ketika pasangan kamu sedang tidur, coba cek isi dompetnya. Jika kamu menemuka foto, atau kondom, maka itu sudah berbahaya. 4. Periksa matanya Seorang yang sedang selingkuh biasanya tidak bisa tidur cepat. Lihatlah matanya, bila terlihat sayu dan layu, maka wajib dicurigai. 5. Periksa hati anda. Bukan berarti anda harus melakukan operasi, tetapi rasakan apa yang hati anda rasa. Jika hati anda merasa tidak enak terus-terusan, maka patut dicurigai. 6. Periksa kegiatan rutinnya Coba ikuti pasangan anda kemana pun dia pergi, tapi ingat jangan sampai ketahuan oke. Sumber : pengalaman pribadi

Siasat Menaklukkan Monyet

Pada suatu hari yang cerah, Abu Nawas telah mendapatkan perintah dari Raja Harun Ar-Rasyid untuk mengamati dan mencari tahu kekurangan yang ada pada rakyatnya. Maklumlah, selain terkenal sebagai penyair ulung, Abu Nawas juga termasuk salah satu orang kepercayaan Baginda Raja, karena usulan-usulan dan petuahnya yang seringkali tidak masuk akal, namun tetap bisa menjadi solusi ketika masalah sedang tiba melanda. Pada suatu malam, Abu Nawas melangkahkan kedua kakinya dengan santai menyisir kota. Selama dalam perjalanan, ia sama sekali tidak melihat adanya sesuatu yang dirasa janggal, karena kesejahteraan penduduk pada waktu itu boleh dibilang cukup layak. Akan tetapi, pada saat Abu Nawas tengah berada di depan tanah lapang yang sering digunakan penduduk untuk mengadakan hajatan, tiba-tiba langkah kakinya terhenti dengan adanya kerumunan massa yang begitu banyak. Abu Nawas pun bertanya kepada temannya yang bernama Husein yang secara kebetulan baru melihat pertunjukan di sana. "A...

Gelak Tawa dan Air Mata

Gelak Tawa dan Air Mata Pada sebuah sore di tepian sungai Nil, seekor hyena bertemu dengan seekor buaya. Keduanya berhenti dan saling mengucapkan salam. Hyena berkata, “Bagaimana kabar Anda, Tuan?” Buaya menjawab, “Nasibku hari ini sangat buruk. Aku sering menangis dalam penderitaan dan kesedihanku. Tetapi, makhluk-makhluk lain selalu berkata, ‘Itu hanyalah air mata buaya’. Sungguh tiada terkira betapa sakit diriku mendengar perkataan itu.” Lalu heyna menyahut, “Anda hanya mengeluh tentang penderitaan dan kesedihan Anda sendiri. Pikirkanlah juga penderitaanku ini sejenak. Aku senang melihat keindahan dunia ini, dengan keanehan dan keajaibannya. Dan karena suka citaku itu, aku tertawa seperti halnya dunia ini yang bersuka ria. Namun, orang-orang di dalam rimba hanya menganggapnya ‘Itu hanya tawa heyna saja’.” "Jauhkanlah diriku dari filsafat yang tak pernah tertawa" (Kahlil Gibran, dalam Segenggam Pasir Pantai) (Buku : Ren...

Si Pengigau

Di kota mana aku lahir, pernah hidup seorang wanita dan putrinya, yang mempunyai kebiasaan berjalan dalam tidurnya. Suatu malam, ketika kesunyian menyelimuti bumi, wanita dan putrinya itu berjalan dalam keadaan tertidur, dan mereka bertemu di kebun yang tertutup kabut. Si ibu berkata dan mengigau, “Inilah! Inilah dia musuhku! Engkau yang telah menghancurkan masa mudaku! Engkau yang telah menghancurkan masa mudaku—dan engkau yang membangun hidupmu di atas puing-puing kehidupanku! Seandainya aku dapat membunuhmu!” Dan putirnya pun menjawab dalam igauan, “Kau wanita terkutuk, tua dan licik! Engkau yang telah memisahkan diriku dari kebebasanku! Engkau pula yang menjadikan hidupku tiruan hidupmu yang gagal! Seandainya engkau mati sekarang!” Dan tepat saat itu, seekor ayam jantan berkokok, dan kedua wanita itu terbangun. Si ibu berkata dengan lembut, “Apakah itu engkau anak manisku?” Dan si anak menjawab, “Betul, ibuku sayang.” (Buku...

Sebuah Patung

Dahulu kala, hiduplah seorang lelaki di sebuah perbukitan. Ia memiliki sebuah patung yang dibuat oleh seorang pematung zaman dahulu. Patung itu tergeletak di depan pintu, tertelungkup, dan ia tak sedikit pun memperhatikannya. Suatu hari lewatlah di depan rumahnya seorang lelaki, yang tampak terpelajar, dari kota. Melihat patung itu, ia bertanya pada pemiliknya apakah patung itu akan dijual. Pemilik patung itu tertawa dan berkata, “Ah, siapa yang hendak membeli patung jelek dan kotor itu?” Dan lelaki dari kota itu menjawab, “Kuberi engkau sekeping perak untuk patung itu.” Pemilik patung itu terkejut sambil merasa gembira. Patung itu pun lalu dibawa ke kota, diangkut di atas punggung seekor gajah. Dan beberapa bulan kemudian, lelaki dari perbukitan ini turun mengunjungi kota. Ketika sedang berjalan menyusuri jalanan, orang udik itu melihat banyak orang berkerumun di depan sebuah toko. Seorang lelaki sedang berseru dengan suaranya yang lantang, “Mari masu...